Membenahi Alamat Kritik Kepada Pemerintah
Oleh. Muhadam Kritik terhadap pemerintah seperti kutukan. Telah ada sejak purba sampai esok lusa. Ia mungkin tabu dalam teokrasi dan
Oleh. Muhadam Kritik terhadap pemerintah seperti kutukan. Telah ada sejak purba sampai esok lusa. Ia mungkin tabu dalam teokrasi dan
Oleh: Dr. Suswanta Ketegangan yang belakangan muncul antara Kejaksaan Agung dan Kepolisian menarik perhatian publik. Bagi sebagian masyarakat, peristiwa tersebut
Oleh: Dr. Suswanta Dalam politik, kritik bukanlah ancaman terhadap kekuasaan, melainkan instrumen untuk memperbaiki kualitas pemerintahan. Pemerintah yang baik justru
Ketika Kritik Dianggap Gangguan: Membaca Persepsi Antikritik dalam Pemerintahan Prabowo Read Post »
Oleh: Dr. Riyan, M.Ag. Tidak ada yang membantah bahwa memberi makan anak-anak Indonesia adalah tujuan yang mulia. Tidak ada yang
Korupsi MBG: Ketika Program Populis Bertemu Tata Kelola yang Rapuh Read Post »
Oleh: Dr. Riyan, M.Ag. Ketika listrik padam selama berhari-hari di sebagian besar wilayah Sumatra, yang gelap sesungguhnya bukan hanya rumah-rumah
Oleh: Dr. Suswanta Reshuffle kabinet kembali terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, publik disuguhi pergantian pejabat yang begitu cepat—bahkan sebelum setengah
Reshuffle yang Terlalu Sering: Evaluasi Kinerja atau Gejala Ketidakstabilan Kekuasaan? Read Post »
Oleh. Muhadam IRAN dengan semua kekhasannya; keterisolasian ekonomi, keterasingannya dari Arab, serta keminoritasan dari Syiahnya kini eksis. Apa yang membuat
Oleh: Dr. DaengKin, Associate Professor, Fakultas Politik Pemerintahan IPDN Konflik besar di Timur Tengah antara Amerika Serikat-Israel versus Iran memasuki fase
Perang AS-Israel versus Iran, Siapa yang Menang? Read Post »
Oleh. Muhadam Ketika Ryaas (1999) memaknai pemerintahan, Ia mulai dengan imaji ketidakteraturan. Sebuah realitas penuh kekacauan sebagaimana kecemasan Hobbes saat
Perbandingan Pemikiran Ryaas & Talizi dalam Reformulasi Pemerintahan Read Post »
Oleh. Muhadam Etika adalah Polisi Pikiran. Dalam hukum seorang bersalah ketika ia melanggar hak orang lain. Dalam etika dia bersalah